SUMENEP — Bukan sekadar ujian untuk mendapatkan kenaikan tingkat, sebanyak 80 siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Ranting Guluk-Guluk, Cabang Sumenep, harus melewati serangkaian tes yang menguji kemampuan fisik, mental, serta penguasaan jurus dalam kegiatan Tes Kenaikan Sabuk, Rabu (26/8/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 19.00 WIB hingga sekitar pukul 03.00 WIB tersebut dipusatkan di lokasi samping SPBU Guluk-Guluk. Puluhan peserta berasal dari sejumlah rayon yang tersebar di wilayah Kecamatan Guluk-Guluk.

Tes kenaikan sabuk Polos ke Jambon dan Jambon ke Ijo tersebut turut dihadiri Ketua SH Terate Ranting Guluk-Guluk, jajaran pengurus ranting, seluruh panitia tes, serta kurang lebih 100 anggota SH Terate dari Ranting Guluk-Guluk, Ranting Banding, dan wilayah sekitarnya.

Ketua Panitia Tes, Moh Adit Suyufi, mengatakan tes kenaikan sabuk merupakan ujian tingkat yang rutin dilaksanakan oleh pengurus ranting. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses untuk mengukur kesiapan siswa sebelum melangkah ke tingkat sabuk berikutnya.

“Kenaikan pada hari ini diikuti kurang lebih 80 peserta dari beberapa rayon. Ini merupakan ujian tingkat rutin yang diadakan oleh pengurus ranting untuk menguji kemampuan fisik, mental, dan penguasaan jurus siswa sebelum naik tingkat,” ujar Adit.

Menurutnya, kenaikan sabuk bukan hanya tentang kemampuan siswa dalam menguasai teknik pencak silat. Proses tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan kedisiplinan, ketahanan mental, serta kesiapan siswa dalam menjalani tahapan latihan berikutnya.

Sementara itu, Ketua SH Terate Ranting Guluk-Guluk, Ach. Baidawi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung dengan aman dan lancar.

“Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan lancar dan aman. Saya berharap seluruh siswa yang ikut tes kenaikan sabuk kali ini bisa menerapkan ilmu yang didapat saat latihan,” kata Baidawi.

Ia berharap proses latihan dan kenaikan tingkat yang dijalani para siswa tidak berhenti pada penguasaan ilmu pencak silat, tetapi juga mampu membentuk karakter dan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ini akan menjadi dasar dalam memahami dan mengamalkan ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate yang berbudi luhur, tahu benar dan salah, dengan tetap mengedepankan etika terutama kepada kedua orang tua, serta peka terhadap masalah sosial yang terjadi di masyarakat,” ujarnya.

Pelaksanaan tes kenaikan sabuk tersebut menjadi salah satu bagian dari pembinaan SH Terate Ranting Guluk-Guluk dalam mempersiapkan siswa secara bertahap, baik dari sisi kemampuan pencak silat maupun pembentukan sikap dan karakter.

Bagi para peserta, kenaikan sabuk bukanlah akhir dari proses latihan. Sebaliknya, kenaikan tingkat menjadi tahapan baru untuk meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, sekaligus mengamalkan nilai-nilai persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *