Sumenep – Sebanyak 108 calon warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sumenep siap mengikuti pendadaran yang akan digelar pada Minggu, 7 Juni 2026, di Tanah Padepokan PSHT Cabang Sumenep, Jalan Jembatan Separse, Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep.

Kesiapan para peserta ditandai dengan tuntasnya seluruh rangkaian latihan persamaan dan pembekalan yang menjadi syarat wajib sebelum memasuki tahapan pendadaran.

Kegiatan tersebut bertujuan menyamakan materi, memperkuat pemahaman organisasi, serta memantapkan kesiapan mental dan spiritual calon warga.Ketua Panitia Pendadaran PSHT Cabang Sumenep, Hosni, mengatakan seluruh peserta yang akan mengikuti pendadaran telah menjalani proses pembinaan secara berjenjang dan dinyatakan siap mengikuti tahapan selanjutnya.”Pendadaran tahun 2026 akan diikuti oleh 108 calon warga yang berasal dari ranting daratan maupun kepulauan.

Mereka telah mengikuti latihan rutin, latihan persamaan, serta pembekalan sebagai bekal menghadapi pendadaran,” ujar Hosni, Jumat (5/6/2026).Menurutnya, latihan persamaan dilaksanakan untuk menyamakan materi yang diterima seluruh calon warga, baik pada aspek senam maupun jurus. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, organisasi, ajaran ke-SH-an, serta nilai-nilai persaudaraan yang menjadi landasan utama PSHT.Pendadaran merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembentukan calon warga PSHT. Pada tahap ini, peserta akan menjalani evaluasi terkait pemahaman ajaran ke-SH-an, kedisiplinan, mental, spiritual, serta komitmen terhadap nilai-nilai luhur organisasi.

Hosni menegaskan, pendadaran bukan sekadar proses penilaian kemampuan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter agar calon warga mampu menjadi pribadi yang berbudi luhur, bertanggung jawab, dan mampu mengamalkan nilai-nilai persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.”Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pendadaran dengan sungguh-sungguh serta menjaga nama baik organisasi. Tahapan ini merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter sebelum mereka disahkan menjadi warga PSHT,” imbuhnya.Ia juga mengajak seluruh warga PSHT di Kabupaten Sumenep untuk turut menyukseskan pelaksanaan pendadaran dengan menjaga ketertiban, keamanan, dan kondusivitas selama kegiatan berlangsung.”Mari bersama-sama menjaga kekompakan, ketertiban, dan keamanan demi kelancaran pendadaran.

Semangat persaudaraan harus senantiasa menjadi prioritas dalam setiap kegiatan organisasi,” pungkasnya.Pendadaran menjadi agenda strategis PSHT Cabang Sumenep dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya memiliki kemampuan pencak silat, tetapi juga menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan budi pekerti luhur sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat. (Ismi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *