SUMENEP – Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Komisariat Bandara Trunojoyo, Cabang Sumenep – Pusat Madiun, menggelar ujian kenaikan tingkat bagi siswa dari sabuk polos ke jambon dan jambon ke hijau.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Bandara Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, Sabtu (17/10/2026) malam hingga Minggu (18/10/2026) dini hari.

Ujian yang dimulai pukul 19.22 WIB hingga 03.00 WIB itu diikuti lima siswa. Rinciannya, tiga siswa mengikuti ujian kenaikan tingkat dari sabuk polos ke jambon, sedangkan dua siswa lainnya menjalani ujian dari sabuk jambon ke hijau.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua SH Terate Cabang Sumenep, Kang Mas Abd Razak, Ketua Pengamanan Terate (PAMTER) Sumenep, Kang Mas Yoyon Selo, serta jajaran pengurus dan warga SH Terate Komisariat Bandara Trunojoyo.

Ketua SH Terate Komisariat Bandara Trunojoyo, Kang Mas Sjahrul Mutaqim, menjelaskan bahwa ujian kenaikan sabuk merupakan salah satu agenda rutin organisasi dalam proses pembinaan dan pendidikan siswa.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk mengukur perkembangan kemampuan siswa selama mengikuti latihan, baik dari aspek penguasaan materi maupun pembentukan karakter.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin organisasi yang bertujuan mengukur kemajuan kemampuan para siswa. Kenaikan tingkat bukan sekadar mengganti warna sabuk, tetapi juga menguji kesiapan mental, kedisiplinan, dan pemahaman terhadap nilai-nilai persaudaraan dalam SH Terate,” ujar Sjahrul.

Ia menegaskan bahwa setiap tahapan pendidikan di SH Terate memiliki makna dan tanggung jawab yang harus dipahami oleh seluruh siswa. Karena itu, proses kenaikan tingkat tidak hanya berorientasi pada kemampuan fisik, tetapi juga pada pembentukan sikap dan kepribadian.

Sementara itu, Ketua SH Terate Cabang Sumenep, Kang Mas Abd Razak, menekankan pentingnya ujian kenaikan tingkat sebagai sarana evaluasi terhadap hasil pembinaan yang telah dijalani para siswa.

Menurutnya, setiap siswa perlu menunjukkan perkembangan yang seimbang antara kemampuan teknik pencak silat, kesiapan mental, dan pemahaman terhadap ajaran organisasi sebelum melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.

“Ujian ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi sebelum siswa melangkah ke tingkat berikutnya. Kami berharap mereka tidak hanya mahir secara teknik, tetapi juga semakin matang secara mental dan tetap menjunjung tinggi ajaran budi luhur SH Terate,” tegas Abd Razak.

Lebih dari sekadar tahapan kenaikan sabuk, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya SH Terate dalam menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, keteguhan mental, dan semangat persaudaraan kepada para siswa.

Melalui pembinaan yang berkesinambungan, SH Terate Komisariat Bandara Trunojoyo diharapkan terus melahirkan generasi pesilat yang tidak hanya tangguh dalam kemampuan bela diri, tetapi juga memiliki kepribadian luhur serta mampu mengamalkan nilai-nilai persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ujian kenaikan tingkat tersebut sekaligus menegaskan komitmen SH Terate Cabang Sumenep dalam menjaga kesinambungan pendidikan organisasi, sejalan dengan tujuan SH Terate untuk mendidik manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah, serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *