SUMENEP – Di tengah berbagai tantangan menjaga persatuan di tengah masyarakat, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Batang-Batang, Cabang Sumenep, menegaskan komitmennya sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, budi pekerti, dan sinergi dengan seluruh elemen bangsa.

Komitmen tersebut mengemuka dalam acara Tasyakuran Warga Baru yang berlangsung di Lapangan Dapenda Kecamatan Batang-Batang, mulai pukul 19.00 hingga 22.30 WIB, dengan dihadiri unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga organisasi pencak silat.

Kegiatan tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Batang-Batang, Ketua IPSI Kabupaten Sumenep, Ketua Dewan Cabang PSHT, Ketua PSHT Cabang Sumenep beserta jajaran pengurus, para Ketua Ranting se-Cabang Sumenep, Ketua perguruan pencak silat se-Kecamatan Batang-Batang, tokoh masyarakat, serta seluruh anggota SH Terate Ranting Batang-Batang.

Ketua Panitia Tasyakuran, Hasir, S.Pd.I, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas bergabungnya warga baru SH Terate sekaligus momentum memperkuat hubungan harmonis antara organisasi dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.”Harapan dari kegiatan ini untuk mensyukuri adanya anggota atau warga baru SH Terate Ranting Batang-Batang.

Selain itu, kami ingin membangun sinergi dengan masyarakat, aparatur desa, Polsek, bahkan dengan organisasi pencak silat yang ada di Kecamatan Batang-Batang sebagai upaya menjaga keamanan, ketertiban, serta citra positif organisasi,” ujarnya.Sementara itu, Ketua SH Terate Cabang Sumenep, Abd Razak, menegaskan bahwa SH Terate bukan sekadar organisasi pencak silat, melainkan wadah pembinaan karakter yang berlandaskan ajaran budi luhur.

Menurutnya, setiap anggota dididik agar memiliki kepribadian yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghormati sesama, mengabdi kepada keluarga, serta mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan.

“SH Terate tidak mengajarkan kesaktian ataupun mengedepankan kekuatan fisik semata. Yang kami bangun adalah manusia yang berakhlak, berkarakter, dan mampu menjaga nama baik organisasi di tengah masyarakat,” tegasnya.Abd Razak juga menekankan bahwa meskipun SH Terate memiliki ribuan anggota di berbagai daerah, khususnya di Kabupaten Sumenep organisasi terus memperkuat koordinasi dengan masyarakat dan aparat keamanan sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membimbing generasi muda agar SH Terate terus menjadi pelestari budaya pencak silat Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.

Apresiasi disampaikan Camat Batang-Batang, Mujib, S.Pd.I., S.Sos., yang menilai keberadaan SH Terate telah memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan sosial di wilayahnya.”Alhamdulillah, dengan adanya tasyakuran ini berarti SH Terate benar-benar sesuai dengan namanya, yaitu persaudaraan yang menjalin silaturahmi. Kami sangat mendukung dan mengapresiasi bukan hanya kegiatan malam ini, tetapi juga keberadaan SH Terate di Kecamatan Batang-Batang yang telah mampu bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah,” katanya.

Ia mencontohkan, keterlibatan anggota SH Terate dalam pelaksanaan upacara bendera bersama pemerintah kecamatan menjadi bukti bahwa organisasi tersebut aktif berpartisipasi dalam kegiatan kebangsaan sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Melalui tasyakuran ini, SH Terate Ranting Batang-Batang tidak hanya merayakan bertambahnya warga baru, tetapi juga mengirimkan pesan kuat bahwa nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan pengabdian kepada masyarakat merupakan fondasi utama organisasi dalam menjaga persatuan serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *